Mengetahui Herbisida Selektif dan Non Selektif

Sahabat Pak Tani pasti sudah mengetahui herbisida selektif dan non selektif bukan? Namun, yuk ketahui terlebih dahulu apa itu gulma!. Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh di sekitaran tanaman budidaya yang kehadirannya tidak diinginkan karena menurunkan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman utama akibat dari persaingan unsur hara.

Gulma biasanya dikendalikan dengan cara penyiangan. Namun, pengendalian gulma dengan cara ini dirasa kurang efektif untuk di daerah yang jumlah tenaga kerjanya terbatas. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi pengendalian yang efektif dan efisien seperti menggunakan herbisida.

Herbisida dalam formulasi dan aplikasi tertentu dapat diklasifikasikan sebagai herbisida selektif atau non selektif. Berikut merupakan pengelompokan herbisida berdasarkan selektivitasnya yang dimiliki Pak Tani.

Herbisida Selektif

Apabila Sahabat Pak Tani ingin membasmi gulma tanpa mengkhawatirkan tanaman utama mati terkena herbisida, maka herbisida yang bersifat selektif adalah opsi yang tepat bagi Pak Tani. Contoh herbisida ini adalah :

1. SUTRAZIN 560 SC

sutrazin

SUTRAZIN 560 cocok untuk mengendalikan gulma umum pada tanaman jagung. Herbisida SUTRAZIN 560 SC berbahan aktif Atrazin 500 g/l dan Mesotrion 60 g/l memiliki kelebihan sebagai berikut.

  • Aman terhadap tanaman jagung
  • Spektrum efikasi yang luas, untuk gulma berdaun lebar dan gulma berdaun sempit
  • Hanya 1x pemakaian, tanaman jagung bebas gulma hingga panen
  • Hemat dan mudah dalam pengaplikasian
  • Tidak perlu dicampur dengan herbisida lain

2. ULTRON 25/18 WP

herbisida ultron selektif

ULTRON 25/18 WP untuk mengendalikan gulma umum pada tanaman padi. Herbisida ULTRON 25/18 WP yang berbahan aktif Metil bensulfuron 25% dan Natrium bispiribak 18% memiliki kelebihan sebagai berikut.

  • Dua bahan aktif sekaligus, tidak perlu mencampur
  • Mempunyai spektrum efikasi yang lebih luas
  • Aman terhadap tanaman padi
  • Hemat dan mudah dalam pemakaian

3. BURON 80 WP

herbisida buron selektif

BURON 80 WP adalah herbisida pra dan purna-tumbuh yang bersifat selektif, berbentuk tepung berwarna putih yang dapat disuspensikan dalam air untuk mengendalikan gulma berdaun sempit dan gulma berdaun lebar pada tanaman tebu dan karet (TBM). Herbisida BURON 80 WP berbahan aktif Diuron 80%.

4. TUPORMIN 865 SL

herbisida tupormin selektif

TUPORMIN 865 SL adalah herbisida sistemik purna tumbuh yang berbentuk cairan berwarna coklat yang dapat membentuk emulsi dalam air untuk mengendalikan gulma berdaun lebar pada tanaman padi sawah, tebu dan karet (TBM). Herbisida TUPORMIN 865 SL berbahan aktif 2,4-D dimetil amina 865 g/l.

5. MESTILA 25 WP

herbisida mestila selektif

MESTILA 25 WP adalah herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh untuk mengendalikan gulma pada tanaman kelapa sawit dan padi sawah yang berbahan aktif Metil metsulfuron 25%.

Herbisida Non Selektif

Herbisida jenis ini digunakan untuk mematikan hampir semua jenis tumbuhan. Namun penggunaannya harus lebih berhati-hati karena dapat mematikan tanaman yang kita budidayakan. Contoh herbisida ini adalah:

Berbahan aktif Isopropilamina glifosat

Semua herbisida Pak Tani yang berbahan aktif glifosat bersifat sistemik dan dilengkapi dengan teknologi BIOSORB yang memungkinkan bahan aktif yang telah disemprotkan ke gulma mampu bertahan walaupun terguyur hujan. Bahan aktif sanggup bertahan 1 hingga 2 jam setelah aplikasi, sehingga tidak perlu melakukan penyemprotan ulang.

herbisida glifosat non selektif

Berbahan aktif Parakuat diklorida

Herbisida kontak pra dan purna tumbuh berbentuk larutan hijau tua untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan sempit di beberapa tanaman bernilai ekonomis tinggi.

herbisida parakuat non selektif

Jika Sahabat memiliki pertanyaan, bisa langsung #TanyaPakTani untuk berkonsultasi gratis mengenai masalah pertanian, budidaya, produk, dan lain-lain melalui nomor Whatsapp 08112850050 atau klik tombol layanan pelanggan di website ya!

Kembali Ke Cerita
Bagikan Artikel Ini
Share to FacebookShare to TwitterShare to WhatsappCopy Link

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *