Pupuk Berimbang Pada Tanaman Bawang Merah

Pupuk bawang merah – Pemupukan yang berimbang, tepat dosis dan tepat waktu adalah kunci dari kesehatan tanaman bawang merah Anda. Pemupukan dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu pemupukan tabur lewat tanah dan semprot:

  • Pemupukan dasar diberikan pada saat pengolahan tanah seperti Fertibio (200-300 kg/ha). Pemberian pupuk dasar tersebut diaplikasikan pada bedengan tanam sebelum tanam atau saat pengolahan tanah kedua pada setiap bedengan, sekitar 1-3 hari sebelum tanam. 
  • Pemupukan I, diberikan pada umur 10-15 HST:
  1. Saprodap (100 kg/ha)
  2. Fertiphos (200 kg/ha)
  3. NPK 16.16.16 (100-200 kg/ha)
  4. CSN (50-100 kg/ha)
  5. ditambah penyemprotan NeoKristalon Hijau (2 gr/L)
  • Pemupukan II, diberikan pada umur 20-25 HST: 
  1. NPK 16.16.16 Pak Tani (100-200 kg/ha) 
  2. CPN (50-100 kg/ha)
  3. ditambah penyemprotan NeoKristalon Hijau (2 gr/L)
  • Pemupukan III untuk memaksimalkan pengisian umbi, meningkatkan kualitas warna dan rasa, serta membuat bawang merah tahan simpan, diberikan di 30-35 HST:
  1. PNP (50-100 kg/ha) 
  2. Kamas (200-300 kg/ha)
  3. Jika curah hujan tidak terlalu tinggi, semprot NeoKristalon Merah (2 gr/L) di umur 40 HST dan 50 HST.  

Rekomendasi Perawatan Bawang Merah di Musim Hujan

Bila hujan dirasa terlalu sering, semprot MKP Pak Tani (5 gr/L) untuk menambah asupan P dan K sehingga tanaman bawang merah lebih kuat menahan serangan hama dan penyakit.

Penyakit bercak ungu dan layu fusarium (Inul) misalnya, dapat dicegah bila asupan N tidak berlebihan dan unsur hara P dan K cukup diberikan ke tanaman.  Jangan lupa pupuk bawang merah dengan Kamas dan semprot dengan MPK Pak Tani di waktu curah hujan terlampau tinggi, hindari pemupukan N.  

Untuk tanaman yang sudah terserang lakukan ini:

  • Semprot MKP Pak Tani 5-10 gr/L, dicampur dengan fungisida Torbinol 480 SC 1 ml/L + Manteb 80 WP 2 gr/L, semprot 2x seminggu

Selain penyakit, bila terlihat banyak telur ulat mengumpul di daun segera petik, kumpulkan dan musnahkan. Tetapi kalau serangannya sudah gawat, semprotkan Starmek 18 EC 1-2 ml/L atau Tumagon plus 240 EC 1-2 ml/L, 2-3x seminggu.

Keberhasilan usaha tani bawang merah di musim hujan sangat ditentukan oleh kemampuan budidaya, khususnya pada penerapan inovasi seperti di atas. Dengan informasi ini, petani bawang diharapkan mampu meningkatkan hasil produksinya tanpa terkendala curah hujan yang tinggi.

Yuk, nonton video Sahabat Pak Tani yang sudah menggunakan Pupuk Pak Tani untuk bawang merahnya berikut ini:

Untuk petunjuk selengkapnya mengenai budidaya bawang merah serta produk-produk terkait, klik disini.

Kembali Ke Cerita
Bagikan Artikel Ini
Share to FacebookShare to TwitterShare to WhatsappCopy Link

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *