Pupuk Granular dan Pupuk Majemuk

Fertila Kakao

Fertila Kakao dapat diaplikasikan pada tanaman yang belum maupun yang sudah menghasilkan. Kandungan unsur hara makro sekunder seperti magnesium, kalsium dan sulfur, serta unsur mikro boron dan seng sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman kakao yang sehat.

Target Pemakaian:

Download Brosur

1. Mengandung P dan K untuk memberikan keseimbangan unsur hara makro pada tanaman kakao di Indonesia yang cenderung kelebihan N. Tanaman yang kelebihan N rentan terhadap hama dan penyakit.

2. Memiliki unsur hara makro sekunder Ca yang berguna untuk menetralisir tanah yang terlalu asam.

3. Unsur Mg berperan membentuk klorofil (zat hijau daun) sehingga proses fotosintesa bisa optimal.

4. Mengandung unsur S yang berguna untuk meningkatkan kadar lemak di dalam tanaman sehingga tanaman kakao bisa menghasilkan mentega kakao (cocoa butter ) yang maksimal.

5. Mengandung unsur B yang berperan dalam pembentukan/pembelahan sel terutama titik tumbuh tanaman, dan juga berperan dalam transportasi zat pati sehingga hasil panen bisa meningkat.

6. Zn akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan vegetatif dan generatif pada tanaman dan tanah di Indonesia kebanyakan kekurangan Zn.

KOMPOSISI: N (Nitrogen) : 0% P2O5 (Phosphate) : 16% K2O (Potassium Oxide) : 17% MgO (Magnesium Oxide) : 5% CaO (Calcium Oxide) : 10% S (Sulfur) : 6% B2O3 (Boron) : 0.8% Zinc Oxide (ZnO) : 0.7%
REKOMENDASI:
Nama Tanaman Umur Tanaman Dosis Jumlah Aplikasi
Kakao TBM 200gr/pohon/aplikasi 3 – 4 kali/tahun
TM 300gr/pohon/aplikasi

1. Mengandung P dan K untuk memberikan keseimbangan unsur hara makro pada tanaman kakao di Indonesia yang cenderung kelebihan N. Tanaman yang kelebihan N rentan terhadap hama dan penyakit.

2. Memiliki unsur hara makro sekunder Ca yang berguna untuk menetralisir tanah yang terlalu asam.

3. Unsur Mg berperan membentuk klorofil (zat hijau daun) sehingga proses fotosintesa bisa optimal.

4. Mengandung unsur S yang berguna untuk meningkatkan kadar lemak di dalam tanaman sehingga tanaman kakao bisa menghasilkan mentega kakao (cocoa butter ) yang maksimal.

5. Mengandung unsur B yang berperan dalam pembentukan/pembelahan sel terutama titik tumbuh tanaman, dan juga berperan dalam transportasi zat pati sehingga hasil panen bisa meningkat.

6. Zn akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan vegetatif dan generatif pada tanaman dan tanah di Indonesia kebanyakan kekurangan Zn.

KOMPOSISI: N (Nitrogen) : 0% P2O5 (Phosphate) : 16% K2O (Potassium Oxide) : 17% MgO (Magnesium Oxide) : 5% CaO (Calcium Oxide) : 10% S (Sulfur) : 6% B2O3 (Boron) : 0.8% Zinc Oxide (ZnO) : 0.7%

REKOMENDASI:
Nama Tanaman Umur Tanaman Dosis Jumlah Aplikasi
Kakao TBM 200gr/pohon/aplikasi 3 – 4 kali/tahun
TM 300gr/pohon/aplikasi